简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat sixth crusade

"sixth crusade" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • The Sixth Crusade started in 1228 as an attempt to regain Jerusalem.
    Perang Salib Keenam berawal pada tahun 1228 sebagai suatu upaya untuk mendapatkan kembali Yerusalem.
  • After the Egyptians defeated the Crusaders during the Sixth Crusade, it was named Mansoura (aka.
    Setelah pasukan Mesir mengalahkan Pasukan Salib pada Perang Salib Keenam, kota tersebut dinamai Mansoura (artinya "Kemenangan").
  • He took part in the Fifth Crusade and the Sixth Crusade in 1228 with Frederick II and his brother.
    Ia ambil bagian di dalam Perang Salib Kelima pada tahun 1228 dengan Friedrich II dan saudaranya.
  • The 1244 Siege of Jerusalem took place after the Sixth Crusade, when the Khwarezmians conquered the city on July 15, 1244.
    Pengepungan Yerusalem 1244 terjadi setelah Perang Salib Keenam, saat pasukan Khwarezm merebut kota tersebut pada 15 Juli 1244.
  • Under Frederick II, a Sixth Crusade was launched, capitalizing on the ongoing internal strife between al-Kamil of Egypt and al-Mu'azzam of Syria.
    Kaisar Friedrich II mengobarkan Perang Salib Keenam yang berupaya memanfaatkan perselisihan antara al-Kamil dari Mesir dengan al-Mu'azzam dari Suriah.
  • His other royal title was King of Jerusalem by virtue of marriage and his connection with the Sixth Crusade.
    Gelar-gelar kebangsawanan lainnya, yang dikumpulkan dari masa hidupnya yang singkat, adalah Raja Siprus dan Yerusalem yang didapat atas dasar pernikahan dan hubungannya dengan Perang Salib Keenam.
  • The Eighth Crusade is sometimes counted as the Seventh, if the Fifth and Sixth Crusades of Frederick II are counted as a single crusade.
    Perang Salib Kedelapan terkadang diperhitungkan sebagai yang Ketujuh, apabila Perang Salib Kelima dan Perang Salib Keenam diperhitungkan sebagai suatu perang salib tunggal.
  • He embarked for the Sixth Crusade in 1227, partly inspired also by the tales of his uncle, who had been to the Levant with the Holy Roman Emperor.
    Ia berangkat untuk Perang Salib pada tahun 1227, sebagian juga di inspirasikan oleh dongeng dari pamannya, yang sudah ke Syam dengan Kaisar Romawi Suci.
  • The Fifth and Sixth Crusades led by Frederick II may be considered a single campaign, as can the Eighth Crusade and Ninth Crusade led by Louis IX.
    Perang Salib kelima dan keenam yang dipimpin oleh Kaisar Friedrich II dapat saja dianggap sebagai satu kali peperangan, demikian pula dengan Perang Salib kedelapan dan kesembilan yang dipimpin oleh Raja Louis IX.
  • Elizabeth's life changed irrevocably on 11 September 1227 when Louis, en route to join the Sixth Crusade, died of a fever in Otranto, Italy, just a few weeks before the birth of her daughter Gertrude.
    Hidup Erzsébet berubah dengan drastis pada tanggal 11 September, 1227 ketika Ludwig bergabung dengan Perang Salib Keenam, ia meninggal terkena wabah di Otranto, Italia.
  • Maria's paternal grandmother Alice became lady of Toron when emperor Frederick II, at the end of the Sixth Crusade, negotiated the return of lands conquered by Saladin; Maria succeeded her as she was the closest surviving relative.
    Nenek paternal Marie, Alice menjadi Lady Toron ketika kaisar Friedrich II, pada akhir Perang Salib Keenam, menegosiasikan kembalinya tanah yang ditaklukkan oleh Salahuddin; Marie menggantikannya sebagai kerabat terdekat yang masih hidup.
  • The Holy Roman Emperor Frederick II reclaimed the city for Christians in the Sixth Crusade of 1229, without Templar aid, but only held it briefly for a little more than a decade.
    Kaisar Romawi Suci, Friedrich II, berhasil merebut kembali kota Yerusalem dari tangan kaum Muslim dalam Perang Salib VI pada tahun 1229, tanpa pengerahan Kesatria Kenisah, tapi hanya sanggup menguasai kota itu selama satu dasawarsa lebih beberapa tahun.
  • From 1229 to 1244, Jerusalem peacefully reverted to Christian control as a result of a 1229 treaty agreed between the crusading Holy Roman Emperor Frederick II and al-Kamil, the Ayyubid sultan of Egypt, that ended the Sixth Crusade.
    Dari tahun 1229 sampai 1244, Yerusalem dikembalikan secara damai ke dalam kendali kaum Kristen sebagai hasil dari suatu perjanjian pada tahun 1229 antara Kaisar Romawi Suci Friedrich II mewakili Tentara Salib dan Sultan Ayyubiyyah al-Kamil dari Mesir sehingga mengakhiri Perang Salib Keenam.